The Chaos of Peat Exploitation

The use of peatlands should be considered more carefully. Exploiting peatlands for economic benefit in fact ends up costing a lot more.
Sengkarut Eksploitasi Gambut

Pemanfaatan lahan gambut harusnya perlu diperhatikan dengan baik. Rencana mendapatkan manfaat ekonomi dan investasi dari lahan gambut malah menimbulkan ongkos dan kerugian yang lebih mahal.
Puluhan Tahun Limbah Hitam Hantui Masyarakat Pesisir Batam

Seolah-olah ini adalah hal yang lumrah, selama puluhan tahun masyarakat pesisir Batam terpaksa memaklumi keberadaan limbah minyak hitam (sludge oil) dari kapal-kapal tanker yang melintas.
Decades of Black Waste Haunts Batam’s Coastal Communities
For decades the coastal community of Batam has been forced to accept sludge oil from passing tankers as normal.
Receiving the Blessing of Carbon in Social Forestry
Social forestry managers prepare to enter the carbon market.
Menadah Berkah Karbon di Perhutanan Sosial

Pengelola perhutanan sosial bersiap masuk ke pasar karbon.
Warga Dayan Gunung Menjaga Hutan dengan Porang (Bagian II)
Porang menjadi tanaman yang paling disukai masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Selain peran tanaman porang yang baik terhadap lingkungan, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Dayan Gunung Residents Protect the Forest with Porang (Part II)

Porang is the most favored plant by the people of North Lombok Regency. In addition to the role of porang plants that are good for the environment, it also has a high economic value.
Dayan Gunung Residents Protect the Forest with Porang (Part I)

From previously being farmers of cocoa, coconut, cashew and others, now the people of Dusun Besari, North Lombok Regency, have turned to porang plants. The simple reason is that the porang plant makes a lot of money and preserves the forest environment.
Warga Dayan Gunung Menjaga Hutan dengan Porang (Bagian I)
Dari yang sebelumnya menjadi petani cokelat, kelapa, jambu mete dan lainnya, kini masyarakat Dusun Besari, Kabupaten Lombok Utara, beralih ke tanaman porang. Alasan sederhananya adalah tanaman porang menghasilkan banyak uang dan melestarikan lingkungan hutan.