
Jakarta, 21 Januari 2025 — Untuk melanjutkan program pendampingan dan memperkuat kapasitas pemerintah daerah, Traction Energy Asia meluncurkan platform E-Learning Perencanaan Pembangunan Daerah. Inovasi digital ini diresmikan dalam acara bimbingan teknis (bimtek) penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang diselenggarakan bersama Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).
E-Learning ini hadir sebagai wadah bagi para perencana pembangunan daerah untuk menyusun dokumen yang mengintegrasikan isu-isu lingkungan dan berbasis tanggap bencana. Hal ini sejalan dengan visi besar Indonesia untuk menghadapi ancaman krisis iklim yang semakin nyata.
Dalam sambutannya, Tommy Ardian Pratama, Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, menekankan pentingnya komitmen kolektif. “Pembangunan rendah karbon harus menjadi prioritas utama. E-Learning ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendukung pemerintah daerah merancang kebijakan yang relevan, adaptif, dan selaras dengan prinsip pembangunan rendah karbon,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari Sarman Simanjorang, Direktur Eksekutif APKASI, yang menilai platform ini sebagai langkah maju untuk memastikan kebijakan di tingkat kabupaten tidak hanya teknis, tetapi juga strategis. Peresmian E-Learning ini dilakukan oleh Plh. Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Drs. Bob Ronald F. Sagala, M.Si, dan disaksikan oleh perwakilan dari KEM dan 15 kabupaten peserta bimtek.
Mendalami Manfaat dan Keunggulan Platform
Platform E-Learning Perencanaan Pembangunan Daerah mengusung pendekatan unik “2D”:
- Dibimbing: Konsep pembelajaran interaktif melalui video dan modul digital yang komprehensif.
- Diskusi: Pengguna dapat berbagi wawasan dan pengalaman melalui forum daring.
Keunggulan platform ini terletak pada dua aspek pembeda. Pertama, materi disampaikan langsung oleh para ahli dari Kementerian/Lembaga teknis. Kedua, materi disusun secara komprehensif dan adaptif, disesuaikan dengan tantangan dan prioritas spesifik di setiap daerah.
E-Learning ini dirancang inklusif, memungkinkan akses dari mana saja dan kapan saja. Calon pengguna hanya perlu mengikuti kegiatan terbaru dari Traction Energy Asia untuk mendapatkan kode akses eksklusif. Antusiasme terlihat jelas dengan lonjakan 200 akun aktif dalam satu jam pertama pasca-peluncuran.
Harapan untuk Masa Depan: Melahirkan Generasi “Pembawa Perubahan”
Dengan adanya platform ini, Traction Energy Asia berharap dapat meningkatkan kompetensi para perencana daerah. Terutama dalam menelaah isu-isu strategis untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Tim Traction optimis, platform ini dapat menjadi akselerator peran daerah dalam mencapai Visi Indonesia Emas 2045, dan target 1.000 pengguna aktif dapat tercapai pada akhir 2025.
Sebagai bagian dari kampanye #PerubahanNyata, platform ini bertujuan melahirkan generasi “Pembawa Perubahan,” yaitu pemimpin daerah yang tidak hanya memahami tantangan, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis keberlanjutan. “Kami optimis, E-Learning ini akan menjadi katalis utama untuk mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon di daerah, serta memberikan dampak nyata untuk menjaga keberlanjutan sumber daya bagi generasi mendatang,” tutup Tommy.